Umroh Plus Thaif bersama Sidrah Umroh & Haji: Perjalanan ke Dataran Tinggi dan Hal yang Perlu Disiapkan Jemaah
Tim Redaksi Sidrah Tour
Official Editorial Team
Umroh plus Thaif adalah salah satu pilihan perjalanan yang menambahkan kunjungan ke kota dataran tinggi di wilayah Makkah setelah rangkaian ibadah utama selesai. Berbeda dengan pemandangan pegunungan batu gersang yang lazim di Makkah, Thaif menghadirkan udara yang sejuk, kebun mawar yang harum, serta jejak sejarah dakwah yang sangat mengharukan dalam fase kenabian Nabi Muhammad SAW.
Thaif, Kota Dataran Tinggi di Dekat Makkah
Terletak sekitar 70 kilometer di sebelah tenggara Makkah, Thaif berada di ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini membuat suhu udara di Thaif jauh lebih dingin dibandingkan Makkah dan Madinah, terutama pada pagi dan sore menjelang malam hari.
Bagi jemaah Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis, hawa sejuk di Thaif menjadi penyegar tersendiri setelah hari-hari padat beribadah thawaf dan sa'i di cuaca hangat tanah suci. Selain hawa sejuknya, Thaif dikenal sebagai sentra penghasil buah tin, delima, anggur, madu pegunungan, serta minyak wangi mawar (wardh thaifi) berkualitas nomor satu di dunia.
Jejak Sejarah yang Membuat Thaif Berbeda
Bukan sekadar wisata alam, nilai spiritual utama perjalanan ke Thaif terletak pada jejak perjuangan Rasulullah SAW. Di kota inilah beliau pernah dilempari batu oleh penduduk Bani Tsaqif hingga terluka, namun beliau menolak tawaran Malaikat Jibril untuk menimpakan dua gunung kepada penduduk Thaif, melainkan justru mendoakan hidayah bagi keturunan mereka.
Dalam kunjungan ziarah bersama Sidrah Tour, jemaah diajak menelusuri Masjid Addas (tempat bertemunya Nabi SAW dengan Addas sang petani Nasrani yang memeluk Islam), Masjid Kuk (tempat bersandar Nabi SAW), hingga Masjid Abdullah bin Abbas r.a. yang sarat dengan khazanah ilmu fiqih para sahabat.
Pendampingan Sidrah Umroh & Haji dalam Perjalanan ke Thaif
Setiap agenda perjalanan ke Thaif dirancang secara teratur tanpa mengorbankan waktu istirahat jemaah. Menggunakan bus eksekutif ber-AC dengan suspensi nyaman, jemaah didampingi oleh Mutawwif alumni Universitas Islam Madinah / Ummul Qura yang menguasai sirah nabawiyah secara mendalam.
Jemaah juga diajak menikmati pengalaman unik menaiki Teleferik (Cable Car) Thaif yang melintasi jurang tebing Al-Hada yang spektakuler, serta singgah mencicipi sajian Nasi Mandhi khas pegunungan Arab Saudi yang gurih dan autentik.
Udara Sejuk dan Kesiapan Fisik Jemaah
Mengingat perbedaan suhu yang cukup signifikan antara Makkah dan Thaif, ada beberapa hal krusial yang perlu dipersiapkan jemaah sebelum berangkat menuju pegunungan Al-Hada:
- Membawa jaket, sweater, atau syal hangat saat meninggalkan hotel di Makkah.
- Menyiapkan pelembab bibir (lip balm) dan krim kulit untuk mengantisipasi udara pegunungan yang kering.
- Membawa obat-obatan pribadi bagi yang rentan terhadap mabuk darat di jalur kelok pegunungan.
- Mengisi daya ponsel dan kamera karena panorama alam Thaif sangat memukau untuk diabadikan.
Adab Berkunjung dan Menjaga Ibadah Tetap Utama
Meskipun perjalanan ke Thaif menyuguhkan rekreasi pemandangan alam dan kuliner, Sidrah Tour selalu menekankan bahwa hakikat utama safar ini adalah tadabbur sejarah dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Waktu shalat tetap dijaga berjamaah di masjid-masjid bersejarah yang disinggahi.
Bagi jemaah yang hendak melaksanakan umroh sunnah kedua, Thaif memiliki titik Miqat resmi yaitu Masjid Qarnul Manazil (As-Sail Al-Kabir) atau Wadi Mahram, di mana jemaah dapat mengambil niat ihram dalam kondisi yang telah dibimbing penuh oleh tim pembimbing ibadah kami.
Yang Perlu Dipastikan Sebelum Menyetujui Program
Pastikan Anda memilih program Umroh Plus Thaif yang memiliki izin PPIU resmi, jadwal terukur, serta fasilitas hotel yang telah terkonfirmasi. Sidrah Tour berkomitmen memberikan kenyamanan terbaik agar setiap detik perjalanan Anda menjadi memori ibadah yang membekas sepanjang hayat.
“Jadikan setiap jejak langkah di Thaif sebagai momentum memperbaharui rasa syukur dan kecintaan kita kepada perjuangan Baginda Nabi Muhammad SAW.”
Baca Juga
Lihat semua artikel →30 Oktober 2026, 15.31 WIB
Umroh Kedua dan Ketiga dalam Satu Keberangkatan: Miqat, Kesiapan Tenaga, dan Tinjauan Fiqih
Umroh kedua dalam satu keberangkatan adalah keinginan yang hampir selalu muncul begitu jemaah sudah berada di Makkah. Pahami batas miqat (Tan'im, Ji'ranah), kesiapan tenaga, dan pendapat para ulama.
28 Oktober 2026, 15.33 WIB
Menyiapkan Barang Bawaan Umroh bersama Sidrah Umroh & Haji: Yang Wajib Dibawa dan Yang Sebaiknya Ditinggal
Menyiapkan barang bawaan umroh sering menjadi urusan yang paling membingungkan pada hari-hari terakhir sebelum keberangkatan. Simak checklist perlengkapan esensial mulai dari kain ihram hingga obat-obatan pribadi.
28 Oktober 2026, 15.31 WIB
Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi: Sejarah Singkat, Ketentuan Kunjungan, dan Adab bagi Jamaah Umroh Plus
Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi termasuk tempat yang paling sering disebut ketika sebuah perjalanan umroh ditambah dengan kunjungan ke kawasan Uni Emirat Arab. Ketahui adab berpakaian dan aturan berkunjung.